Dibalik Awan Kelam Matahari Tetap Berbinar

3/22/2012

Konsep dan Ibadah dalam Agama Buddha

22:27 Posted by Muslim Zuhdi No comments
Agama Buddha masuk ke Indonesia beberapa tahun setelah masuknya Hindu. Pemuka Agama Buddha, biasa disebut biksu (laki-laki) dan, biksuni (perempuan). Tempat ibadah umat buddha disebut Vihara. Sedang hari besarnya adalah Hari Waisak. Tujuan utama umat buddha adalah mencapai Nibbana. Untuk mencapai Nibbana, umat budda melakukan punna (berpahala) sebagai penghormatan tertinggi pada Buddha.
Kitab suci Agama Buddha adalah Kitab Suci Tripitaka. Kata Tipitaka (Pali) atau Tripitaka (Sansekerta) terdiri dari kata “Ti” dan “pitaka”, “ti” (tri) artinya “tiga” sedangkan “pitaka” artinya “kelopok” “atau keranjang tempat penyimpanan” ajaran Sang Buddha. Buddha membimbing umatnya memalui jalan Ariya (mulia) yang berunsur delapan, yaitu pandangan benar, pikiran benar, ucapan benar, perbuatan benar, mata pencaharian benar, usaha benar, perhatian benar, dan meditasi benar.
Dalam ajaran Budha, ada bermacam-macam ibadah yang dilakukan di antaranya:
  1. Doa (Bagi agama Budha, doa mengungkapkan pengharapan, bukanlah) meminta.

  1. Paritta dan Mantra (Paritta adalah bacaan perlindungan yang dalam pengertian sekarang disamakan dengan doa.
Isi paritta dalam bahasa Pali antara lain:
  1. Penghormatan dan pujian (misalnya: Vandana, Atanatiya-paritta)
  2. Persembahan (Puja)
  3. Pernyataan keyakinan dan perlindungan (misalnya: Tisarana, Saccakiriya-gatha, Chattamanavaka-vimana-gatha)
  4. Pernyataan janji atau tekad (misalnya: Panca-sila)
  5. Pernyataan kebenaran (misalnya: Angulimala-paritta, Bhojjhanga-paritta, Mahakarunikonathotiadi-gatha)
  6. Perenungan (misalnya: Buddha-, Dhamma-, Sanghanussati)
g.        Sutta atau khotbah Buddha (misalnya: Mangala-sutta, Parabhava-sutta, Dhammaniyama-sutta, Nidhikhanda-sutta, Vijaya-sutta)
h.        Ungkapan cinta kasih (misalnya: Kandha-paritta, Karaniya-metta-sutta)
i.          Pengharapan dan pemberkahan (misalnya: Pattumodana, Sumangala-gatha, Abhaya-paritta, Cullamangala-cakkavala)
j.          Syukur, terima kasih, sekaligus pelimpahan jasa (misalnya: Ettavata, Pattidana)
k.        Penyesalan dan permohonan bimbingan (misalnya; Visuddhi-gatha).

  1. Persembahan
  2. Uposatha
Kata “uposatha” mengandung arti “masuk untuk berdiam (dalam keluhuran)”, yang menurut prakteknya diartikan di dalam wihara atau kompleks wihara.

0 komentar:

Poskan Komentar